Pasukan Penyelamat
( Sintiya Dwi Yuniati )
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas PGRI Semarang
Berbaris tiang seperti pasukan paskibra
Tertata rapi padahal tak ada komando
Terhempas, tersapu debunya udara
Namun tak sekalipun mereka mengeluarkan keluhan suara
Meski ada kalanya mereka tumbang karena tak kuasa menanggung beban
Dan itu, bukan kita
Tiang kayu berambut hijau muda
Lebih muda dibanding berambut hijau tua
Mereka sama saja
Mengeluarkan apa yang memang waktunya
Tak pandang tua muda
Bila jatahnya, ya jatahnya
Meski kadangkala kau ikut jatuh mengikuti tiang yang tak sanggup menanggung beban
Dan itu, bukan kita
Menjalar ke penjuru arah kau digelar
Abu-abu bergaris putih di tengah
Bertumpuk semua benda dengan keasingannya
Zat kotor tak terjamak menjadi saksi semua
Berserakan semua benda seperti dibuang sang pemiliknya
Dan itu, bukan kita
Seperti kebahagiaan
Nyaman dan keindahan seperti kecintaan
Dengan ini aku mengabdi
Menjadi penyelamat barang satu, dua nyawa
Dari kotoran penghujam paru yang datang dari segala penjuru
Dan itu, bukan kita bila tak bersih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar